• Februari 24, 2024

Fakta Menarik Tentang Gucci Brand Terkenal

Terkenal dengan desainnya yang inovatif dan timeless, Gucci berhasil mengukuhkan namanya sebagai tidak benar satu tempat tinggal mode ternama yang punya banyak penggemarnya. Di bawah tangan dingin Creativer Director Gucci, Alessandro Michele, brand asal Italia ini berhasil membawa dampak pengagum mode terpukau dengan karya-karyanya yang bold nan estetis.

Berikut tujuh fakta menarik Gucci yang kemungkinan belum Anda ketahui!

Banyak perubahan yang berlangsung pada Gucci sejak Michele memimpinnya pada 2015 silam, tetapi DNA ikonis Gucci tetap terpatri pada label tersebut. Gucci juga berhasil menggaet market dengan segala usia. Mulai berasal dari orang tua, profesional muda, sampai generasi milenial.

1. Pendiri Gucci dulunya seorang pegawai hotel

Gucci didirikan oleh seorang pengrajin kulit bernama sbobet88 Guccio Gucci yang dulunya adalah seorang pegawai hotel. Ia bekerja di Savoy Hotel London, Inggris. Pengalamannya sepanjang bekerja di sanalah yang membuatnya terinspirasi untuk membawa dampak kerajinan kulit dengan nuansa Inggris klasik dalam karyanya. Guccio merasa menjalani kariernya dengan mendirikan perusahaan di Florence, Italia, pada 1921 silam. Inilah cikal bakal terbentuknya label Gucci.

2. Klien Gucci banyak berasal dari kalangan bangsawan

Kalangan aristokrat yang gemar berkuda jadi klien pertama Gucci dalam kuantitas besar. Mereka menghendaki dibuatkan perlengkapan untuk berkuda. Hingga akhirnya, brand ini terkenal dengan teliti tapal kuda pada desain loafers dan mule nya.

3. Sulit dapatkan material kulit, Gucci bereksperimen dengan tebu

Ketika Italia berada di bawah kepemimpinan diktator pada 1940-an, material kulit terlampau sulit didapatkan. Akhirnya, perusahaan tersebut bereksperimen dengan material lainnya seperti linen dan tebu yang digosok jadi sebuah tas. The burnished cane bag, atau yang dikenal sebagai Bamboo bag, kelanjutannya jadi terkenal sampai sementara ini.

4. Grace Kelly menghendaki untuk dibuatkan scarf sutera

Pada 1966 silam, aktris legendaris Amerika dan Putri Monaco, Grace Kelly membawa keinginan spesifik kepada Gucci. Ia menginginkan dibuatkan scarf sutera dengan teliti bunga-bunga bernuansa vintage. Tanpa disangka, scarf floral tersebut tetap dijual dan banyak peminatnya sampai sekarang. Di 2015 silam, Gucci menghendaki seniman Kris Knight untuk menggambar kembali dan dihadirkan dalam koleksi Cruise 2015.

5. Loafers ikonis Gucci ditempatkan di museum

Saking ikonisnya, tidak benar satu product andalan Gucci, loafers dengan ciri khas teliti tapal kuda di anggota depannya, masuk jadi tidak benar satu koleksi di Metropolitan Museum of Art di New York pada 1985 silam. Loafers ini diciptakan pada 1932 dan banyak dipakai oleh kalangan bangsawan.

Baca Juga: https://americanhomepatient.org/mengenal-fashion-dari-pengalaman-alumnus-fashion/

6. Drama dalam keluarga Gucci

Guccio dan istrinya, Aida Calvelli, punya enam orang anak, dua putri dan empat putra. Tetapi, hanya keempat anak laki-lakinya yakni Aldo, Ugo, Vasco, dan Rodolfo yang terjun langsung memimpin perusahaan sampai menjadikannya terkenal seperti sekarang.

Selama keempat anaknya campur tangan, rupanya banyak drama yang berlangsung dalam keluarga tersebut. Hingga kelanjutannya sesudah Guccio meninggal di 1953, Aldo dan adik-adiknya fokus mempromosikan Gucci secara internasional dengan mengakses butik di London, Paris dan New York.

7. Desainer Tom Ford berperan besar dalam keberhasilan Gucci

Pada awal ’90an, pamor Gucci sempat hancur dan turun disaat banyak barang palsu yang beredar di mana-mana. Untuk mengembalikan citra mewah tempat tinggal mode ini, perusahaan menunjuk desainer asal Amerika, Tom Ford, jadi Artistic Director pada 1994 sampai 2005. Ford berperan besar dan sangan berjasa dalam mengembalikan citra mewah dan elegan Gucci.